Open top menu
Sabtu, 12 November 2016
no image



MIN,13 november





Fadia choeriyah
H.1520283




A.   Media Pembelajaran

Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil tekhnologi dalam proses belajar. Hal tersebut menuntut agar guru / pengajar mampu mengunakan alat-alat yang disediakan oleh sekolah, dan tidk tertutup kemungkinan  bahwa alat- alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntunan zaman.Guru sekurang-kurangnya dapa menggunakan media yang murah dan efisien yang meskipun sederhana, tetapi merupakan keharusan dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. 

B.    Pengertian

Kata media dari berasal bahasa latin medius yang secara harfiah berarti tengah. ‘perantara’ atau pengantar, dalam bahasa arab media adalah perantara. atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Gerlach & Ely (1971) mengataka bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi atau kejadian yang membngun kondisi yang membuat siswa  mampu memperoleh pengetahuan,keterampilan, atau sikap dalam pengertian ini, guru, buku teks, dan lingkungan sekolah   merupaka media. Secara lebih khusus, pengertian media dalam proes belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat  grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap,  memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.
Media dikenal juga seagai software (perangkat lunak) yang merupakan non-fisik. Media memiliki pengertian fisik sebagai hardware, yaitu sesuatu benda yang dapat dilihat, didengar,diraba dengan indera.
 Adapun pendapat dari beberapa ahli:
1.    AECT (Associiation of Education and Communication  Technology) memeri batasan tentang media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakkan untuk menyampaikan pesan atau informasi.
2.    Fleming (1987 : 234) kata mediator adalah penyebab atau alat yang turut campur dalam dua pihak dan mendamaikannya.
3.    Heinich, dan kawan-kawan (1982) mengemukakan istilah mediuam sebagai perantara yang menggantar informasi antara dalam kegiatan belajar mengajar .
4.    Sadiman(1993:6) media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan.
5.    Raharjo (1989:25) bahwa media adalah wadah dari pesan yang oleh sumbernya inginn diteruska kepada sasaran atau penerrima pesan terrsebut.
Jadi dapat disimpulkan media memberitahukan dan menyebarkan berita,  pengetahuan, pikiran-pikiran, nilai-nilai dengan maksud untuk mengunggah partisipasi agar  hal-hal  yang diberitahukan itu menjadi  milik bersama. Dengan demikian, pendidikan adalah bagian khususnya komunikasi, karena  ia  memiliki tujuan yang bersifat khusus. Memang dalam berbagai komunikasi yang sekedarnya mungkin tidak direncanakan, karenanya tidak dikatakan sebagai komunikasi pendidikan (education comunication), sementara komunikasi dalam proses pendidikan terjadi karena ada rencana dan ada tujuan yang diinginkan.
Media, the plural of medium, are means of communication. Derived from  the  Latin  medium (“between”). The trem refres to anything that carries infomation between a source and a receiver.
Jadi media adalah sebagai perantara, atau pengantar pesan kepada penerima pesan. Dalam suatu pembelajaran media sebagai suatu komunikasi atau pengantar pesan melalui sebuah komunikasi, di mana si pembicara mengharapkan pertimbangan atau jawaban dari pendengarnya.
Dalam sebuah aktivitas dalam pembelajaran media sebagai pembawa pesan informasi dan pengetahuan baru bagi murid dalam sebuah interaksi antara pendidik dengan peserta didik. 

C.   Penelitian 

Dalam penelitian 1: media pembelajaran dilakukan dengan mekanisme memberikan hasil pengembangan media pembelajaran yang sudah jadi dalam bentuk CD lalu ahli media memberikan penialaian terhadap media tersebut dalam bentuk angket isian. Jumlah ahli media pembelajaran yang memberikan penilaian terhadap media ini sebanyak 3 orang. Angket kepada ahli media pembelajaran berisi tentang (1) aspek tampilan, (2) aspek operasional dan (3) aspek interaksi.
Dari  hasil  pembuatan,  pengujian  dan  pembahasan  diatas,  maka  dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1.    Media   pembelajaran   yang   dikembangkan   memenuhi   kriteria   sangat   baik berdasarkan   penilaian   ahli   media   pembelajaran   yang diukur   berdasarkan dimensi  kualitas  yang  meliputi  aspek  operasional,  tampilan  dan  interaksi dengan  rata-rata  3,74  skala  likert  sehingga  layak  digunakan  untuk  belajar mandiri.
2.    Respon  mahasiswa  terhadap  media  pembelajaran  yang  dikembangkan  sangat baik untuk mendukung belajar mandiri yang ditunjukkan dengan skor rata-rata penialian 3,23 pada skala likert.

Dalam penelitian 2: penggunaan media pembelajaran interaktif telah terbukti berhasil memberikan dampak yang baik bagi proses dan hasil pembelajaran siswa, diantaranya:
1.    Menciptakan proses belajar matematika yang interatif dan menyenangkan.
2.    Menepis paradigma sebagian orang yang menganggap mata pelajaran matematika seagai materi pelajaran yang sulit dan memingungkan
3.    Media interaktif serupa juga perlu di kemangkan pada materi lain untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.
Dari penelitian ke dua dalam menggunakan media harus memperhatikan beberapa hal. (1) penanam konsep, pada perkenalan materi guru menceritakan sebuah materi, sehingga murid mengerti dengan apa yang dimaksud dan mengetahui bagaimana cara penyelesaian dari materi tersebut. (2) pemahaman konsep, guru menggunakan media ini untuk memperjelas dan memperkuat pemahaman atas makna dari materi, lalu guru memberikan beberapa soal untuk di kerjakan. (3) pembinaan keterampilan , guru memerikan beberapa soal yang tujuan nya mengevaluasi individu dalam penguatan materi, dan menarik kesimpulan dari materi.










D.   Kasimpulan

Dari semua pembahasan, berikut ini merupakan beberapa kesimpulan dari media.
1.    Media pembelajaran sebagai kbbomunikasi dan interaksi guru dengan siswa.
2.    Media pembelajaran memiliki pengertian non-fisik yang dikenal sebagai software (perangkat lunak), yaitu kandungan pesan  terdapat dalam perangkat keras yang merupakan isi yang ingin di sampaikan kepada siswa pada proses belajar , baik di dalam maupun luar kelas.
3.    Media memiliki pengertian fisik dewasa ini dikenalkan sebagai hardware (perangkat keras), yaitu sesuatu benda yang dapat dirasakan dengan pancaindera.
4.    Media pembelajaran dapat digunakan secara masal (misalnya: radio, televisi),kelompok besar dan kelompok kecil (misalnya: film, video, slide, OHP), atau perorangan (misalnya: buku, komputer, radio tape, kaset, video recorder).
jadi media pembelajaran merupakan disiplin ilmu tersendiri yang bukan hanya terbatas pada media dalam bentuk peralatan fisik semata, melainkan merupakan kajian dan dapat mendesain, mengembangkan, menggunakan, mengelola, dan mengevaluasi proses dan sumber yang dapat memfasilitasi belajar mengajar antara guru dengan muridnya.
E.   Saran

Dalam menggunakan media pembelajaran khususnya di sekolah dasar harus menggunakan media yang menyenangkan dan juga menarik agar siswa senang dan tertarik untuk belajar, maka seorang guru harus menjadi guru yang kreatif, agar menciptakan aktivitas efektif dalam proses belajar mengajar.







Daftar Pustaka

Arsyad,Azhar.2013.MEDIA PEMELAJARAN.Jakarta:PT RajaGrafindo Persada.

F,P.2007.STRATEGI BELAJAR MENGAJAR (MELALUI PENANAMAN
KONSEP,KONSEP UMUM & KONSEP ISLAMI).Bandung: PT Refika Aditama.

Kustandi,Cecep,dan Bambang Sutjipto.2013.MEDIA PEMELAJARAN, Manual
 dan Digital.Bogor: Ghalia Indonesia.

Munadi,Yudhi.2008.Media Pembelajaran (Sebuah PendekataBaru ).Jakarta:
 Gaung Persada Press.
Read more