pengertian media pemelajabelajaran
MIN,13 november
Fadia choeriyah
H.1520283
A.
Media
Pembelajaran
Perkembangan
ilmu pengetahuan dan tekhnologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam
pemanfaatan hasil-hasil tekhnologi dalam proses belajar. Hal tersebut menuntut
agar guru / pengajar mampu mengunakan alat-alat yang disediakan oleh sekolah,
dan tidk tertutup kemungkinan bahwa
alat- alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntunan zaman.Guru
sekurang-kurangnya dapa menggunakan media yang murah dan efisien yang meskipun
sederhana, tetapi merupakan keharusan dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran
yang diharapkan.
B.
Pengertian
Kata
media dari berasal bahasa latin medius yang secara harfiah berarti tengah.
‘perantara’ atau pengantar, dalam bahasa arab media adalah perantara. atau
pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Gerlach & Ely (1971)
mengataka bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia,
materi atau kejadian yang membngun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan,keterampilan,
atau sikap dalam pengertian ini, guru, buku teks, dan lingkungan sekolah merupaka media. Secara lebih khusus,
pengertian media dalam proes belajar mengajar cenderung diartikan sebagai
alat-alat grafis, photografis, atau
elektronis untuk menangkap, memproses,
dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.
Media
dikenal juga seagai software
(perangkat lunak) yang merupakan non-fisik. Media memiliki pengertian fisik
sebagai hardware, yaitu sesuatu benda
yang dapat dilihat, didengar,diraba dengan indera.
Adapun pendapat dari beberapa ahli:
1.
AECT (Associiation of Education and
Communication Technology) memeri batasan
tentang media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakkan untuk
menyampaikan pesan atau informasi.
2.
Fleming (1987 : 234) kata mediator adalah
penyebab atau alat yang turut campur dalam dua pihak dan mendamaikannya.
3.
Heinich, dan kawan-kawan (1982) mengemukakan
istilah mediuam sebagai perantara yang menggantar informasi antara dalam
kegiatan belajar mengajar .
4.
Sadiman(1993:6) media adalah perantara atau
pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan.
5.
Raharjo (1989:25) bahwa media adalah wadah
dari pesan yang oleh sumbernya inginn diteruska kepada sasaran atau penerrima
pesan terrsebut.
Jadi
dapat disimpulkan media memberitahukan dan menyebarkan berita, pengetahuan, pikiran-pikiran, nilai-nilai
dengan maksud untuk mengunggah partisipasi agar
hal-hal yang diberitahukan itu
menjadi milik bersama. Dengan demikian,
pendidikan adalah bagian khususnya komunikasi, karena ia
memiliki tujuan yang bersifat khusus. Memang dalam berbagai komunikasi
yang sekedarnya mungkin tidak direncanakan, karenanya tidak dikatakan sebagai
komunikasi pendidikan (education
comunication), sementara komunikasi dalam proses pendidikan terjadi karena
ada rencana dan ada tujuan yang diinginkan.
Media, the plural of medium, are means
of communication. Derived from the Latin
medium (“between”). The trem refres to anything that carries infomation
between a source and a receiver.
Jadi
media adalah sebagai perantara, atau pengantar pesan kepada penerima pesan.
Dalam suatu pembelajaran media sebagai suatu komunikasi atau pengantar pesan
melalui sebuah komunikasi, di mana si pembicara mengharapkan pertimbangan atau
jawaban dari pendengarnya.
Dalam
sebuah aktivitas dalam pembelajaran media sebagai pembawa pesan informasi dan
pengetahuan baru bagi murid dalam sebuah interaksi antara pendidik dengan
peserta didik.
C.
Penelitian
Dalam penelitian
1: media pembelajaran dilakukan dengan mekanisme memberikan hasil
pengembangan media pembelajaran yang sudah jadi dalam bentuk CD lalu ahli media
memberikan penialaian terhadap media tersebut dalam bentuk angket isian. Jumlah
ahli media pembelajaran yang memberikan penilaian terhadap media ini sebanyak 3
orang. Angket kepada ahli media pembelajaran berisi tentang (1) aspek tampilan,
(2) aspek operasional dan (3) aspek interaksi.
Dari hasil
pembuatan, pengujian dan
pembahasan diatas, maka
dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1.
Media
pembelajaran yang dikembangkan memenuhi
kriteria sangat baik berdasarkan penilaian
ahli media pembelajaran yang diukur
berdasarkan dimensi kualitas yang
meliputi aspek operasional,
tampilan dan interaksi dengan rata-rata
3,74 skala likert
sehingga layak digunakan
untuk belajar mandiri.
2.
Respon
mahasiswa terhadap media
pembelajaran yang dikembangkan
sangat baik untuk mendukung belajar mandiri yang ditunjukkan dengan skor
rata-rata penialian 3,23 pada skala likert.
Dalam
penelitian 2: penggunaan media
pembelajaran interaktif telah terbukti berhasil memberikan dampak yang baik
bagi proses dan hasil pembelajaran siswa, diantaranya:
1. Menciptakan
proses belajar matematika yang interatif dan menyenangkan.
2. Menepis
paradigma sebagian orang yang menganggap mata pelajaran matematika seagai
materi pelajaran yang sulit dan memingungkan
3. Media
interaktif serupa juga perlu di kemangkan pada materi lain untuk meningkatkan
prestasi belajar siswa.
Dari
penelitian ke dua dalam menggunakan media harus memperhatikan beberapa hal. (1)
penanam konsep, pada perkenalan materi guru menceritakan sebuah materi,
sehingga murid mengerti dengan apa yang dimaksud dan mengetahui bagaimana cara
penyelesaian dari materi tersebut. (2) pemahaman konsep, guru menggunakan media
ini untuk memperjelas dan memperkuat pemahaman atas makna dari materi, lalu
guru memberikan beberapa soal untuk di kerjakan. (3) pembinaan keterampilan ,
guru memerikan beberapa soal yang tujuan nya mengevaluasi individu dalam
penguatan materi, dan menarik kesimpulan dari materi.
D.
Kasimpulan
Dari semua pembahasan, berikut ini merupakan
beberapa kesimpulan dari media.
1. Media
pembelajaran sebagai kbbomunikasi dan interaksi guru dengan siswa.
2. Media
pembelajaran memiliki pengertian non-fisik yang dikenal sebagai software
(perangkat lunak), yaitu kandungan pesan
terdapat dalam perangkat keras yang merupakan isi yang ingin di
sampaikan kepada siswa pada proses belajar , baik di dalam maupun luar kelas.
3. Media
memiliki pengertian fisik dewasa ini dikenalkan sebagai hardware (perangkat
keras), yaitu sesuatu benda yang dapat dirasakan dengan pancaindera.
4. Media
pembelajaran dapat digunakan secara masal (misalnya: radio, televisi),kelompok
besar dan kelompok kecil (misalnya: film, video, slide, OHP), atau perorangan
(misalnya: buku, komputer, radio tape, kaset, video recorder).
jadi
media pembelajaran merupakan disiplin ilmu tersendiri yang bukan hanya terbatas
pada media dalam bentuk peralatan fisik semata, melainkan merupakan kajian dan
dapat mendesain, mengembangkan, menggunakan, mengelola, dan mengevaluasi proses
dan sumber yang dapat memfasilitasi belajar mengajar antara guru dengan
muridnya.
E.
Saran
Dalam menggunakan media
pembelajaran khususnya di sekolah dasar harus menggunakan media yang
menyenangkan dan juga menarik agar siswa senang dan tertarik untuk belajar,
maka seorang guru harus menjadi guru yang kreatif, agar menciptakan aktivitas
efektif dalam proses belajar mengajar.
Daftar
Pustaka
Arsyad,Azhar.2013.MEDIA
PEMELAJARAN.Jakarta:PT RajaGrafindo Persada.
F,P.2007.STRATEGI
BELAJAR MENGAJAR (MELALUI PENANAMAN
KONSEP,KONSEP
UMUM & KONSEP ISLAMI).Bandung: PT Refika Aditama.
Kustandi,Cecep,dan
Bambang Sutjipto.2013.MEDIA PEMELAJARAN,
Manual
dan Digital.Bogor: Ghalia
Indonesia.
Munadi,Yudhi.2008.Media
Pembelajaran (Sebuah PendekataBaru ).Jakarta:
Gaung Persada Press.
.png)